Cara saya mengajar pelajaran ekonomi, materi : Memahami Konsep Pendapatan Negara

24 09 2009

Sebagai seorang guru ekonomi, dalam menjelaskan kepada para siswa tentang memahami konsep pendapatan negara (bagaimana sebuah negara dapat melangsungkan kegiatan rumah tangga mereka), saya biasanya memulai penjelasan saya dengan sebuah ilustrasi sederhana.

Ilustrasi yang saya berikan adalah sebagai berikut :

Pak Amir adalah seorang guru ekonomi di sebuah SMA, beliau juga selaku kepala rumah tangga dari seorang istri dan dua orang anak, pertanyaannya adalah bagaimana Pak Amir bisa terus menjalankan roda rumah tangganya. Jawabannya mudah sekali karena beliau menjalankan kegiatan produksi dalam bentuk jasa yaitu mengajar dan Pak Amir mendapat sejumlah pendapatan dari kegiatan produksi jasa mengajar ini dan tentu saja Pak Amir juga melakukan beberapa pengeluaran sejumlah dana.untuk mendanai kegiatan rumah tangganya. Perlu juga di jelaskan bahwa dalam menjalankan kegiatan produksinya Pak Amir juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tentu saja akan secara otomatis mempengaruhi jumlah pendapatan yang diterimanya. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah :

  1. Tingkat kebutuhan, sangat sulit untuk menjaga kestabilan tingkat kebutuhan rumah tangga karena faktor yang mempengaruhinya sangatlah komplek.
  2. Sumber daya manusia, apabila Pak Amir bisa meningkatkan kualitas keilmuannya, misalnya pemikiran-pemikirannya dalam bidang ekonomi sangat cemerlang bukan tidak mungkin dia akan diundang untuk menjadi pembicara dalam seminar-seminar ekonomi yang tentunya hal ini akan menambah pendapatan dari Pak Amir.
  3. Keadaan pemerintah, politik dan negara, kita semua tahu bahwa pemerintah belakangan ini sangat memperhatikan tingkat kesejahteraan guru dengan di gulirkannya program sertifikasi baik untuk guru negeri maupun swasta. Hal ini sangat tidak mungkin terwujud apabila keadaan pemerintah, politik dan negara tidak stabil.
  4. dan beberapa faktor yang lain.

Uraian diatas hanyalah inti dari ilustrasi, pada prakteknya bisa berkembang. Setelah selesai kemudian saya keliling kelas dengan memberi beberapa pertanyaan kepada beberapa siswa (sampel) berkaitan dengan ilustrasi yang baru saja saya berikan (agar supaya tambah menarik, pertanyaan saya berikan dengan tambahan gurauan-gurauan segar untuk menambah hidup suasana). Siswa yang saya beri pertanyaan adalah siswa yang menurut saya selama ini saya anggap “kurang” aktif dikelas. Apabila siswa-siswa “kurang” tersebut masih juga kurang memahami maka langkah selanjutnya adalah saya tatap matanya (dia juga saya suruh untuk menatap mata saya) kemudian saya jelaskan secara singkat dan padat tentang ilustrasi tersebut, apabila ada lebih dari satu siswa maka agar lebih efektif mereka saya kumpulkan dan lakukan hal yang sama, Alhamdulillah mereka akhirnya memahami dan yang pasti konsep awal (ilustrasi) bisa terserap 100 %. Langkah awal yang bagus untuk melangkah ke tahap selanjutnya dalam menjelaskan “Konsep Pendapatan Negara”.

Tibalah saatnya untuk menjelaskan kepada siswa tentang “Konsep Pendapatan Negara”. Tetapi sebelumnya saya ambil gitar atau keyboard dan menyanyikan beberapa lagu yang sedang hit saat itu dan bernyanyi bersama-sama siswa untuk menghindari siswa mengantuk dan bosan (karena saya juga seorang guru musik biasanya saya setiap kali mengajar pelajaran membosankan seperti ekonomi ini selalu membawa gitar ataupun keyboard). Setelah keadaan fresh dengan bertumpu kepada ilustrasi “Pak Amir”, maka tidak ada kesulitan yang berarti dalam menjelaskannya. Inti dari penjelasan saya adalah bahwa rumah tangga suatu negara juga sama dengan rumah tangga Pak Amir dalam ilustrasi. Rumah tangga suatu negara juga perlu suatu kegiatan produksi untuk mendapatkan sejumlah pendapatan nasional kemudian membelanjakannya dalam bentuk pengeluaran nasional yang semuanya dilakukan untuk menghidupi seluruh rakyat di negeri tersebut, bahkan untuk mencapai suatu kemakmuran.

Perlu ditekankan kepada para siswa bahwa dalam rumah tangga suatu negara agak sedikit lebih komplek dibanding rumah tangga Pak Amir. Pendapatan nasional merupakan hasil gabungan hasil kegiatan pelaku ekonomi dalam suatu negara yang meliputi :

1. Rumah tangga produsen

    Adalah rumah tangga yang memproduksi barang dan jasa yang kemudian dibeli oleh rumah tangga konsumen sehingga konsumen dapat memenuhi kebutuhannya. Produsen disini adalah baik dari dalam negeri (swasta dan BUMN) maupun luar negeri.

    2. Rumah tangga konsumen

      Adalah rumah tangga yang membeli hasil produksi dari produsen, sehingga dari hasil pembelian barang dan jasa itu produsen bisa terus berproduksi.

      3. Rumah tangga pemerintah

        Rumah tangga pemerintah mendapat pendapatan baik dari BUMN, pajak dan pendapatan lain dalam kaitannya dengan penguasa dan pembuat peraturan disuatu negara.

        4. Rumah tangga luar negeri

          Apabila rumah tangga pemerintah mampu menjamin kenyamanan birokrasi, menyediakan infrastruktur usaha yang memadai dan menjamin stabilitas politik dalam ataupun luar negeri, maka rumah tangga luar negeri merupakan penyumbang pendapatan nasional yang cukup besar lewat investasi mereka.

          Para rumah tangga diatas disamping menghasilkan pendapatan juga tentu saja melakukan sejumlah  pengeluaran. Apabila pendapatan dan pengeluaran tersebut dijumlah dalam suatu periode tertentu, misalnya satu tahun maka terciptalah pendapatan nasional dan tingkat pendapatan nasional suatu negara menjadi salah satu kriteria kemakmuran negara yang bersangkutan. Sama halnya dengan ilustrasi Pak Amir, besarnya produksi nasional juga dipengaruhi oleh beberapa faktor :

          1. Sumber daya alam
          2. Sumber daya manusia
          3. Sumber daya modal
          4. Teknologi produksi dan pengolahan
          5. Keadaan pemerintah dan Negara
          6. Keadaam pasar dan perusahaan
          7. Stabilitas politik dan negara

          Sampai disini selesailah penjelasan materi tentang Konsep Pendapatan Negara. Seperti biasa setelah semua materi inti diatas disampaikan maka tiba saatnya untuk mencari timbal balik dari penjelasan saya tadi kepada para siswa dengan berkeliling kelas dan melakukan tindakan persis seperti saat menjelaskan ilustrasi Pak Amir diatas. Insyaallah dengan cara seperti ini tingkat pemahaman siswa terhadap materi akan terpantau.


          Aksi

          Information

          Tinggalkan Balasan

          Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

          Logo WordPress.com

          You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

          Gambar Twitter

          You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

          Foto Facebook

          You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

          Foto Google+

          You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

          Connecting to %s




          %d blogger menyukai ini: